skip to main | skip to sidebar

About me

Unknown
Lihat profil lengkapku

Archivo del blog

  • ▼ 2012 (4)
    • ▼ Oktober (4)
      • THE PERIOD OF FASHION 19th CENTURY
      • THE PERIOD OF FASHION 18th CENTURY
      • FASHIONISTA
      • THE PERIOD OF FASHION 17th CENTURY

Pages

  • Beranda
Buauty Fashionista. Diberdayakan oleh Blogger.

About

Pages - Menu

  • Beranda

Labels

  • 1 (3)

Fashionisty

Blogroll

Blogger templates

Blogger templates

Blogger news

Beauty Fashionista

THE PERIOD OF FASHION 19th CENTURY

Sabtu, 13 Oktober 2012

THE PERIOD OF FASHION

1900's - 2000's



" CORSET "
( 1900's )

Merek: Velvet Grip
Label: BELUDRU GRIP
Bahan:
Hitam korset dari brokat katun dengan pola bunga kecil; baja buru-buru, garter di depan.
Dimensi: 76cm (Payudara) / 52cm (Pinggang)





" EVENING DRESS "
( 1903's )

DESAINER : JACQUES DOUCET
MEREK : DOUCET
LABEL : DOUCET.21.RUE DE LA PAIX PARIS
BAHAN :
SUTRA HITAM RENDA DENGAN BORDIR MANIK - MANIK DAN BELUDRU, LENGAN SIFON SUTRA DENGAN RENDA INSET, SABUK EMAS GROSGRAIN PITA




" DAYDRESS "
( 1910's )

Designer: Pierre Bulloz
Merek: Bulloz
Label: PARIS Mon Bulloz 140 Champs Elysées
Bahan: Deep satin sutra ungu, set jaket, korset, dan rok, hitam sutra Faille sabuk, putih kapas tulle Jabot pada korset.




" BRASSIERE "
( 1920 's )

Bra dari bahan yang lembut, tipis, dan berbentuk datar ini dikenal sebagai sebuah band, karena digunakan untuk membuat payudara datar. Hal ini terkait dengan fashion menghilangkan lekuk tubuh yang feminin diantara wanita baru yang dinamis, dikenal dengan sebutan " Garconnes ". Jenis bra pertama kali yang dikenalkan di Jepang yaitu "Chichi-band".





" COAT MANDARIN "
( 1923's )

DESAINER : PAUL POIRET
MERK: PAUL POIRET
LABEL : PAUL POIRET a PARIS
MATERIAL : WOL HITAM DENGAN RANTAI STICH BORDIR KRISAN, BURUNG, DAN MOTIF GELOMBANG, KERAH SAYAP, LAPISAN HITAM "CREPE de CHINE".




" HEELS ( TUMIT SEPATU ) "
( 1925's, FRANCE )

Tumit Art Deco pada periode ini disebut dengan "Tumit Permata". Pada saat ini para pengrajin mulai membubuhkan namanya di setiap sepatu yang mereka buat, contohnya seperti Andre Purigia. Kemudian para wanita Eropa mengekspos sepatu - sepatu mereka dengan tumit tinggi untuk pertama kalinya.




" DRESS "
( 1927's )

DESAINER : GABRIELLE CHANEL
MEREK : CHANEL
LABEL : CHANEL
BAHAN : SATIN SUTRA HITAM, PINGGANG RENDAH, SILUET LURUS, PENGGUNAAN KREATIF STRUKTUR SANGAT KREATID DAN BERBEDA DENGAN KAIN YANG LAIN, SERTA TERDAPAT DEKORASI PITA.


Ini adalah salah satu contoh gaun hitam selutut karya Gabrielle Chanel yang diberi nama " Petite Robe Noir ". Vogue ( USA ) menggambarkan " Petite Robe Noir " pada tahun 1926 edisi November sebagai pakaian wanita modern yang mengacu pada mobil berwana hitam. Mobil hitam tersebut merupakan satu - satunya model yang dipasarkan oleh Ford saat memulai memproduksi massal skala penuh mobil. wanita muda pada saat itu memerlukan pakaian yang sesuai dengan gaya hidup mereka. Nah, apa yang diinginkan oleh mereka akhirnya diwujudkan oleh Chanel dan Madeleine Vionnet dalam gaun hitam polos selutut seperti gambar di atas. Pada tahun 1900an, warna hitam dianggap sebagai warna modern, walaupun sebelumnya warna hitam lebih sering digunakan untuk pakaian seragam pegawai toko dan pakaian untuk berkabung.




" BEACHWEAR "
( 1929's )

DESAINER : JEAN PATOU
MEREK : JEAN PATOU
LABEL : JEAN PATOU SPORT ET VOYAGE 21719
BAHAN : JAHITAN RAYON HITAM, JUMPSUIT RAJUTAN



" SUIT "
( 1940's )

DESAINER : JACQUES FATH
MEREK : JACQUES FATH
LABEL : JACQUES FATH PARIS
BAHAN : SATU PASANGAN JAKET DAN ROKNAVY WOOL FLANNEL, BELUDRU TRIM, DAN DITAMBAH DENGAN LIPAT - LIPATAN DEPAN ROK.





" COAT DRESS "
( 1950's, PARIS )

DESAINER : CHRISTIAN DIOR
MEREK : CHRISTIAN DIOR
LABEL : TIDAK ADA

Ini adalah debut dramatis yang dibuat oleh Chritian Dior pada musimnya. Kombinasi dari motif macan dan siluetnya menciptakan tampilan yang tak terduga sebelumnya. Koleksi pertamanya diberi nama The New Look-Dior's Nostalgic and Elegant menampilkan desain baju seperti bahu lembut, pinggang sempit dan rok yang penuh.Dengan koleksi The New Looknya, Chritian Dior berhasil menjadikan Paris sebagai "The Central of Fahion" atau Pusat Fashion di seluruh dunia.






" SWIMSUIT "
( 1950's, PARIS)

DESAINER : CLAIRE McCARDELL
MEREK : CLAIR McCARDELL
LABEL : CLAIRE McCARDELL CLOTHES BY TOWNLEY





" COCTAIL DRESS "
( 1950's, PARIS )

DESAINER : CRISTOBAL BALENCIAGA
MEREK : BALENCIAGA
LABEL : BALENCIAGA 10 AVENUE GEORGE V.PARIS 52808 ( HANDWRITTING )





" EVENING WRAP "
( 1950's, PARIS )

DESAINER : HUBERT de GIVENCHY
MEREK : GIVENCHY
LABEL : TIDAK ADA

Mengikuti jejak Balenciaga, Givenchy menghilangkan dekorasi yang berlebihan dan berusaha untuk menghasilkan gaun yang minim dan yang kelihatannya menjadi selangkah lebih maju di tahun 1960an.





Diposting oleh Unknown di 10/13/2012 02:27:00 AM 0 komentar  

THE PERIOD OF FASHION 18th CENTURY

Jumat, 12 Oktober 2012

THE PERIOD OF FASHION

From 1800's - 1890's




" RIDING SUIT ( AMAZONE ) "
( 1810's, FRANCE )

Amazone adalah pasukan berkuda wanita dari mitos Yunani.




" COAT DRESS ( REDINGOTE ) "
( 1810's - 1815's, FRANCE )




" REDINGOTE ( a La Hussarde ) "
( 1815's, ENGLAND )

Seragam ini terinspirasi dari pakaian seragam militer pada waktu itu.




" CASHMERE SHAWL "
( 1810's - 1820's, INDIA )

Gaun ini berasal dari Kashmere, india. Dari tahun - ke tahun kain yang berasal dari ini mulai sangat terkenal terutama di kalangan desainer.



" BAG "
( 1820's)




" DAY DRESS "
( 1826's, ENGLAND )




" MEN'S  THREE - PIECE ENSEMBLE "
( 1830's, ENGLAND )

Pakaian pria menjadi lebih sederhana dan gaya pada zaman ini.




" DAY DRESS "
( 1845's, ENGLAND )





" EVENING DRESS "
( 1850's, INDIA )






" COURT DRESS "
( 1820's, SPAIN )







" MITS "
( 1830's )




" FLAT SHOES "
( 1830's, FRANCE )





" EVENING DRESS "
( 1855's, FRANCE )





" EVENIGN DRESS "
( 1864's, FRANCE )





" DRESSING GAWN JANES MASON.CO "
( 1866's, ENGLAND )





" JACKET, SKIRT "
( 1865's, AMERICA )





" CRINOLINE "
( 1860's )





" VISITE "
( 1870's )





" BALL GOWN / WEDDING DRESS "
( 1880's, AMERICA )





" DINNER DRESS "
( 1883's, PARIS )

Desainer by Charles Fredderick Worth





" DINNER DRESS "
( 1892 )

Designer:Charles - Frederick Worth
Merek: Worth
Label: C. Worth
Bahan:
Putih satin sutra dengan pola anyaman krisan, beludru "lengan gigot" atau besar, renda hiasan di manset dan kerah.

Lengan besar dan pola bunga krisan tersebar di seluruh tekstil membuat gaun yang mengesankan. Seperti tahun 1880-an menarik untuk dilihat, garis-garis rok yang transisi searah terbentuk lebih jelas. Motif krisan digunakan dalam ansambel gaya Japonism masa itu. Pada pertengahan abad ke-19, krisan dibawa dari Jepang ke Eropa kemudian menjadi sangat populer, dengan di latarbelakangi oleh gerakan Japonism. Kemudian negara-negara Eropa menciptakan "Asosiasi Krisan." Pada tahun 1887, Pierre Loti (1850 - 1923) menerbitkan bukunya "Chrysantheme Madame", dan citra krisan sebagai simbol Jepang didirikan.



" BALL GAWN "
( 1894 )

Designer:Charles - Frederick Worth
Merek: Worth
Label: C. Worth

bahan:
Brokat sutra kuning dengan pola rumbai, dua potong baju dengan lengan gigot, sutra taffeta busur pada payudara, sutra sifon hiasan di ujung rok.

Lengan yang besar ciri gaun ini. Dari tahun 1890, bentuk lengan mulai besar yang dinamakan lengan gigot. Ada tiga belas baris tulang korset di gaun ini. Ada dekorasi sifon melekat di bagian atas rok depan, gaun glamor ini adalah  gaun pesta kelas atas dari pelanggan House of Worth.




Merek: Columbia
Label: Columbia (pof)
Bahan:
Disesuaikan, double-breasted jaket kepar wol cokelat, pemangkasan dari jalinan hitam di kerah dan hem, celana pof dari popelin wol biru dengan elastis di ujung (pakaian untuk bersepeda).





Diposting oleh Unknown di 10/12/2012 04:19:00 AM 0 komentar  

Label: 1

FASHIONISTA

Kalo udah ngomongin fashion, pasti sering banget dihubungin dengan pakaian, tas, sepatu, wewangian, aksesoris dan lainnya yang sudah pasti mengikuti trend mode saat ini. Siapa sih yang mau ketinggalan mode? Pastinya ga ada yang mau kan?


Nah, kalo gitu sekarang kita bahas sedikit tentang fashion yaaah...


Di Indonesia biasanya kata Fashion itu sering disebut mode (fesyen). Mode itu sendiri secara etimologi menurut Kamus Besar Besar Bahasa Indonesia merupakan bentuk nomina yang bermakna ragam cara atau bentuk terbaru pada suatu waktu tertentu ( tata pakaian, potongan rambut, corak hiasan, dan sebagainya ). Sedangkan Menurut Malcolm Barnard, etimologi kata fashion terkait dengan bahasa Latin, factio artinya "membuat". Karena itu, fashion terkait dengan sesuatu kegiatan yang dilakukan seseorang. Sekarang, terjadi penyempitan makna dari fesyen. Fesyen sebagai sesuatu yang dikenakan seseorang, khususnya pakaian beserta aksesorisnya.

Setiap orang memiliki selera fesyen yang berbeda - beda. Tetapi biasanya orang yang mengikuti dunia fesyen dia akan menampilkan dan memilih cara atau bentuk apa saja yang menjadi tren yang ada. Dengan demikian orang tersebut sudah menunjukkan gaya hidup yang dilakukannya. Misalnya, bisa kita lihat dari cara dia berpakaian, status sosial dan pola kehidupannya sehari - hari. Begitu jelas dan nyata yang sering kali kita perhatikan seperti selebritis - selebritis saat ini baik di dalam maupun luar negeri. Dengan begitu kita dapat menilai bagaimana gaya hidup dari setiap orang. Dan pastinya tidak akan sama.

Diposting oleh Unknown di 10/12/2012 01:01:00 AM 0 komentar  

Label: 1

THE PERIOD OF FASHION 17th CENTURY

Kamis, 11 Oktober 2012

THE PERIOD OF FASHION 
From 1700's - 1790's




"JUBAH  VOLANTE"
( FRANCE )

Berasal dari daster, yang dikenakan selama tahun-tahun terakhir masa pemerintahan Louis XIV (1638-1715).




" SEPATU WANITA "
( ENGLAND )

Salah satu aksesori mewah yang melambangkan budaya Rococo elegan dan canggih.




" DRESS Robe a La Francaise "
( 1760's, FRANCE )




" Man Suit ( Coast, Waitcoast, and Breeches ) "
( 1750's - 1760's, England )




" Man's Suit ( Coat, Waistcoat, and Breeches ) "
( 1765's, FRANCE )





" Dress ( Robe a La Francise ) "
( 1770's, FRANCE )




" Man's Suit ( Habit a La Francaise ) "
( 1770's, FRANCE )


Jas ini ditandai dengan bordir yang elegan dan warna pucat, ditambah dengan warna pastel yang dikatakan sebagai warna Periode Rococo.





" Dress ( Robe a L'anglaise ) "
( 1780's, ENGLAND )

Tekstil katun India (India chintz) menjadi terkenal dan sangat populer di Barat selama abad ke-17.






" Man's At-Home Robe ( banyan ) "
( 1780's, ENGLISH - FABRIC : CHINESE )





" Dress ( Round Gown ) "
( 1790's, ITALY )

Ini sering muncul di pemran fashion oleh Nicholas Heideloff di "Galeri Mode"nya ( 1794 - 1802, London )






" Man's Suit ( Habit a La Francaise ) "
( 1790's, FRANCE )



DESAIN TOPI WANITA PADA TAHUN 1700an - 1790an




DESAIN TOPI PRIA PADA TAHUN 1700an - 1790an

TRICORNE HAT



Tricorne adalah topi yang sangat terkenal pada zamannya, dengan bentuk segitiga dan mahkota bulat di bagian atasnya. Topi ini digunakan pada zaman 1700-an sejarah Revolusi Amerika, atau Perang Revolusi Perancis.


DESAIN SEPATU WANITA TAHUN 1700an - 1790an


Sepatu beludru yang tertutup chopine dengan renda perak, sutra rumbai dan paku payung, populer di abad ke-16 dan ke-17 di Eropa terutama di Italy.



Red chopines. Sepatu Chopines berwarna merah ini diberikan pada pengantin sebagai hadiah dari pengantin pria. Dengan sepatu chopines ini, menunjukkan bahwa wanita tersebut telah memiliki status sosial.

DESAIN SEPATU PRIA TAHUN 1700an - 1790an


Sepatu bertumit dari abad ke-17 di Perancis


Swedia Jackboots dari abad ke-17 

Nah, itu semua pembahasan tentang mode di era 1700an sampai dengan tahun 1790an. Mode - mode di atas biasanya sering kita lihat di film - film barat, seperti Pirates and Carribean, Sherlock Holmes, sebagainya. Setelah ini dilanjutkan dengan mode abad ke - 18. Simak terus yah pembahasn tentang fashion di blog ini. Sampai ketemu di pembahasan selanjutnya....
    Fashionista !!!



Diposting oleh Unknown di 10/11/2012 04:35:00 PM 0 komentar  

Label: 1

Postingan Lebih Baru Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod

Work under CC License

Creative Commons License